Backrooms (2026): Film Horor yang Mengubah Liminal Space Menjadi Mimpi Buruk di Bioskop
Oleh updatefilm.org | 20 Juni 2026
Tahukah kamu bahwa sebuah cerita creepypasta dari internet kini menjadi salah satu film horor paling sukses tahun ini? Backrooms berhasil melakukannya dengan gemilang. Studio A24 memproduksi film ini, dan sutradara muda Kane Parsons mengubah konsep liminal space yang mengerikan menjadi pengalaman bioskop yang sangat mencekam.

Perjalanan Backrooms dari Internet ke Layar Lebar
Pada tahun 2019, sebuah postingan di 4chan memperkenalkan konsep ruangan kantor kuning tak berujung. Deskripsi sederhana itu langsung menyebar luas karena menciptakan rasa tidak nyaman yang kuat.
Kemudian, Kane Parsons mengangkat cerita ini ke level lebih tinggi. Ia membuat seri found-footage di YouTube pada 2022. Video pertamanya meledak dan ditonton puluhan juta orang. Kesuksesan tersebut membuat A24 langsung menawarkan proyek film feature kepada Parsons yang saat itu baru berusia 20 tahun.
Cerita Utama dalam Film
Film ini mengisahkan sebuah pintu misterius yang muncul tiba-tiba di basement sebuah showroom furniture. Pintu tersebut membawa orang ke dunia paralel berupa labirin ruangan tanpa akhir. Semakin dalam karakter masuk ke dalamnya, semakin aneh dan berbahaya situasi yang mereka hadapi.
Selain itu, film ini menggabungkan ketegangan psychological horror dengan elemen science-fiction. Penonton akan merasakan claustrophobia yang intens, disorientasi, serta ketakutan terus-menerus terhadap sesuatu yang mengintai.
Pemeran dan Kerja Produksi yang Mengesankan
Chiwetel Ejiofor memimpin pemeran dengan akting yang kuat dan meyakinkan. Renate Reinsve berperan sebagai psikolog, sementara Mark Duplass, Finn Bennett, dan Lukita Maxwell turut mendukung cerita dengan baik.
Lebih jauh lagi, Kane Parsons membangun set fisik raksasa seluas lebih dari 30.000 kaki persegi. Ia juga mengkombinasikan set praktikal dengan CGI yang cerdas. Hasilnya, dunia Backrooms terasa sangat nyata dan menyeramkan.
Prestasi Box Office dan Respons Penonton
Sejak tayang perdana pada 29 Mei 2026, Backrooms langsung menduduki posisi nomor satu di box office Amerika. Dengan budget produksi sekitar $10 juta saja, film ini sudah meraup lebih dari $200 juta secara global. Prestasi ini menjadikannya salah satu film A24 paling sukses sepanjang masa.
Di sisi lain, kritikus juga memberikan respons positif. Film ini mendapat rating sekitar 88% di Rotten Tomatoes. Banyak penonton memuji atmosfernya yang mencekam sekaligus setia pada lore asli.
Mengapa Backrooms Layak Ditonton?
Film ini tidak hanya mengandalkan jump scare. Ia mengeksplorasi tema kesepian, realitas yang rapuh, dan ketakutan manusia modern. Oleh karena itu, Backrooms terasa sangat relevan dengan generasi sekarang yang sering merasa tersesat dalam kehidupan sehari-hari.
Backrooms membuktikan bahwa ide brilian dari internet dapat menjadi film berkualitas tinggi jika ditangani dengan visi yang tepat. Kane Parsons berhasil menghadirkan mimpi buruk digital ke layar bioskop secara luar biasa.
Sudahkah kamu nonton film Backrooms? Bagaimana pendapatmu? Tulis pengalamanmu di kolom komentar di bawah ini!
